Pages

Subscribe:

Rabu, 26 Oktober 2011

PERAN INDONESIA DALAM KERJASAMA NEGARA ASEAN

Tujuan nasional tersebut harus diwujudkan demi tegaknya kedaulatan negara. Cara utama yang dilakukan oleh bangsa Indonesia untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah dengan berperan aktif dalam berbagai organisasi internasional, terutama di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Indonesia menjalin hubungan kerja sama internasional baik yang bersifat bilateral maupun multilateral dengan beberapa negara di dunia.
Kerja sama bilateral adalah kerja sama yang dijalin oleh dua negara yang ditujukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan oleh kedua negara tersebut. Sedangkan kerja sama multilateral merupakan bentuk kerja sama yang melibatkan banyak negara.
Indonesia merupakan negara terbesar di Asia Tenggara dan memegang peranan penting dalam hal menjaga perdamaian dan kemajuan di Asia Tenggara. Peran aktif yang dilakukan oleh Indonesia sangat dirasakan manfaatnya oleh negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan negara-negara di belahan dunia lainnya. Apa saja peran aktif yang telah dilakukan oleh Indonesia terutama di lingkungan negara-negara kawasan Asia Tenggara? Berikut ini beberapa contoh peran aktif tersebut.
  1. Indonesia menjadi salah satu negara yang memprakarsai berdirinya ASEAN. Indonesia melalui Menteri Luar Negerinya yaitu Adam Malik menjadi salah satu negara yang menandatangani deklarasi pendirian ASEAN yang kita kenal dengan Deklarasi Bangkok.
  2. Indonesia berperan aktif dalam proses penciptaan dan pemeliharaan perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Dalam hal ini Indonesia memberikan peranannya ketika membantu proses pemulihan perdamaian di Kamboja.
  3. Indonesia menjadi pusat kesekretariatan ASEAN di mana gedung sekretariat ASEAN berkedudukan di Jakarta. Selain itu, Indonesia pernah menempatkan tiga orang warga negaranya untuk menjadi Sekretaris Jenderal ASEAN, yaitu H.R Darsono (1977- 1978), Umarjadi Nyotowijono (1978-1979) dan Rusli Noor (1989-1992).
  4. Menjadi penyelenggara KTT ASEAN yang pertama. KTT ini diselenggarakan di Bali pada tanggal 24 Februari 1976. dalam KTT ini dihasilkan dua dokumen penting ASEAN yaitu: Deklarasi ASEAN Bali Concord I, berisi berbagai program yang akan menjadi kerangka kerja sama ASEAN selanjutnya. Kerja sama ini meliputi bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan kemananan. Perjanjian persahabatan dan kerjasama. Dalam perjanjian ini disepakati prinsipprinsip dasar dalam hubungan satu sama lain, seperti larangan untuk campur tangan dalam urusan dalam negeri, menyelesaikan perselisihan secara damain dan menolak penggunaan ancaman/kekerasan
  5. Penyelenggara pertemuan informal pemimpin negara ASEAN pertama. Pertemuan ini diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 30 November 1996.
  6. Penyelenggara KTT ASEAN kesembilan. KTT ini kembali diselnggarakan di Bali pada tanggal 7 Oktober 2003. dalam KTT ini dihasilkan Deklarasi ASEAN Bali Concord II sebagai kelanjutan dari Bali Concord I. Dalam Bali Concord II ditetapkan Komunitas Asean yang didasarkan pada tiga pilar yaitu Komunitas Keamanan ASEAN, Komunitas  ASEAN dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN.
  7. Melaksanakan pertunjukkan kebudayaan di negara-negara ASEAN lainnya.
  8. Ikut serta dalam kegiatan Pesta Olahraga negara-negara Asia Tenggara (Sea Games) serta beberapa kali menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar